Herawati Diah
Herawati Diah dengan nama lengkapnya yakni Siti Latifah Herawati Diah seorang wartawan Indonesi yang lahir di Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, 3 April 1917. Herawati merupakan putri dari pasangan Raden Latip, seorang dokter yang bekerja di Billiton Maatschappij, dan Siti Alimah.
Herawati melanjutkan pendidikan selepas dari Europeesche Lagere School (ELS) di Salemba, Jakarta, ia bersekolah ke Jepang di American High School di Tokyo. kemudian, ia berangkat ke Amerika Serikat atas dorongan ibunya Siti Alimah untuk melanjutkan pendidikannya di Barnard College yang berafiliasi dengan Universitas Columbia, New York dan ia belajar sosiologi lulus pada tahun 1941. Kemudian Herawati juga belajar di Fakultas Hukum UI pada tahun 1955-1957. Dan pada tahun 1962-1963 Herawati belajar di School of Oriental & African Studies, London. Herawati Diah merupakan istri dari tokoh pers yang juga mantan Menteri Penerangan, B.M. Diah.
Herawati pertama kali bekerja sebagai wartawan lepas di United Press International. setelah ia menikah dengan B.M. Diah ia dan suaminya mendirikan koran berbahasa Inggris, Indonesia Observer. Dalam koferensi Asia Afrika di Bandung, pada tahun 1855 koran tersebut untuk pertama kali diterbitkan dan di bagikan tetapi The Indonesia Observer ini hanya bertahan hingga 2001 dan berganti menjadi koran Merdeka pada akhir tahun 1999.
Herawati selain menjadi wartawan perempuan senior dan menjadi pejuang pers. Herawati i sangat aktif dala organisasi lainnya yakni Yayasan Bina Carita Indonesia, Women's Internasional Clob, gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan, Hasta Dasa Guna, dan Lungkar Budaya Indonesia.
Sebelum Herawati menghempuskan nafas pada Jumat, 30 September 2016 di usianya yang 99 tahun. Herawati ini sangat menyukai bermain brigde hingga ia tutup usia Herawati masih sangat aktif dengan turnamen bridge, karena menurut Herawati dengan bermain Bridge yang merupakan hobinya ini maka kemampuan otaknya terasah terus dan mencegah kepikunan dalam usia lanjutnya. Dengan kemampuannya itupun Herawati patut disebut sebagai wartawan perempuan senior dan salah satu pejuang pers nasional.
Sumber :
https://historia.id/politik/articles/herawati-diah-jurnalis-bisa-pengaruhi-pembaca-vXlQ4/page/1
https://tirto.id/m/herawati-diah-xT
https://en.wikipedia.org/wiki/Herawati_Diah
http://yhoo.it/3bleEOj

Tidak ada komentar:
Posting Komentar