Kamis, 11 November 2021

FEATURE (UTS)

 

Perjalanan Pembelajaran Daring Hingga Tatap Muka Kembali SD Muhammadiyah 1 Padas.



SD Muhammadiyah 1 Padas merupakan sebuah sekolah rintisan yang bertempat di Kedungprahu, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi. Dalam masa pandemi yang terjadi sejak awal tahun 2020 dalam terkhusus SD Muhammadiyah 1 Padas terkena dampak yakni dalam pembelajaran yang dulu pembelajaran dilakukan dengan tatap muka kini berganti menjadi pembelajaran Daring. Adanya pembelajaran Daring ini merubah mereka yang biasanya ke sekolah kini mereka harus belajar di rumah, yang awalnya mereka didampingi oleh guru kini mereka didampingi orang tua mereka, yang awalnya mereka belajar dengan teman-teman kini belajar seorang diri, dan yang memaksa mereka harus mengenal dunia teknologi secara lebih luas lagi.

Menurut penuturan wali kelas 1 yakni Bu Rini mengatakan bahwa dalam jenjang SD pembelajaran Daring membutuhkan perhatian yang lebih dari guru dan orang tua. Terkhusus untuk SD Muhammadiyah 1 Padas guru-guru dituntut untuk harus berinovasi mereka memulai dengan mencarikan LMS yang tepat untuk siswa dan terpilih Google Classroom menjadi media selama pembelajaran online. Karena ini masih sangat awam untuk mereka menjadi sebuah kendala bagi guru-guru.Sehingga mengharuskan mereka mengsosialisasikan dahulu terhadap orang tua sebagai orang yang dalam pembelajaran ini menjadi pendamping langsung. Dengan berjalannya waktu dan terbiasa menggunakan semua usaha sekolah dalam pembelajaran Daring tersebut mampu berjalan lancer, hingga terjadi kabar baik bahwa untuk Kabupaten Ngawi sudah mulai diperbolehkan pembelajaran tatap muka dengan beberapa persyaratan. 

Tiba waktunya pertemuan tatap muka dimulai dengan persyaratan protocol kesetahan dan dengan ketentuan kapasitas kelas harus dihuni 50% jumlah siswa. Dengan adanya perubahan ini juga sangat membuat sulit kembali untuk guru dan siswa karena sebagian dari mereka juga sudah merasakan nyaman dengan pembelajaran daring. Akan tetapi, sehingga disini peran guru sangat dibutuhkan untuk inovasi pembelajaran yang mampu membuat mereka bisa kembali dengan pembelajaran tatap muka akan tetapi tetap menggunakan metode pembelajaran daring juga karena tidak bisa dipungkiri saat ini teknologi amat sangat dibutuhkan.

Dalam kegiatan pemebelajaran tatap muka dilakukan dengan kegiatan dimulai dengan ketika siswa memasuki sekolah diukur suhunya, siswa diarahkan dan dibantu untuk cuci tangan, siswa juga diarahkan memasuki ruang kelas dengan satu persatu, siswa dan guru tidak diadakan bersalaman, setiap bangku ditempati satu siswa, setiap siswa harus berjarak, dilarang keras berkerumunan, siswa membawa bekal makanan sendiri, dan siswa diminta selalu menjaga kebersihan.

Terlihat wajah yang berseri siswa dan guru meskipun tertutup oleh masker dimana mereka yang sudah sangat merindukan pembelajaran tatap muka ini,  meskipun ada jarak di antara mereka tetapi mereka tetapi dengan perasaan gembira melakukan pembelajaran apalabi mereka kembali bertemu dengan teman-teman. Didalam kelas kini sudah mulai terdengar suara gemuruh siswa yang semangat bertanya dan menjawab materi dari guru, suara guru yang menjelaskan dengan melihat keadaan secara langsung. “ Kebahagiaan semakin sempurna ketika melihat tawa siswa meskipun ada batas dengan menggunakan masker” ungkapan Bu Rini sebagai wali kelas 1.

Dari awal pembelajaran dimulai hingga menanti istirahat dimana mereka akan memakan bekal yang dibawa, ketika tiba saatnya mereka membuka buka bekal mereka yang berbagai lauk pauk dengan aroma yang lezat. ada siswa pun yang mengatakan “ Lauk yang aku bawa rasanya asin” seketika terdengar suara tertawa.

“Dalam pembelajaran tatap muka ini terdapat kelebihannya yakni kami bisa memantau siswa secara langsung dalam belajar, materi yang kami sampaikan lebih mudah dipahami oleh mereka, mereka juga terlihat lebih semangat dalam belajar karena adanya teman-teman. Sedangkan, kekurangan dalam pembelajaran tatap muka ini karena kapasitas siswa yang masuk hanya diperbolehkan 50% dan siswa disekolah hanya 2 jam pembelajaran ini menjadi kendala bagi kita, selain itu juga masih sangat butuh pengertian tentang peraturan yang harus ditaati tentang protocol kesehatan ini untuk siswa SD Muhammadiyah 1 Padas”. Ungkap Bu Rini wali kelas 1.

 

 

 




TUGAS ESSAI

Perebutan Hak Asuh dan Hak Waris Gala Sky Ardriansyah            Gala Sky Ardriansyah ialah putra dari artis Vanessa Angel dan Febri Ardrian...